| Tweet |
![]() |
| REUTERS/Darren Whiteside |
Israel membombardir Jalur Gaza, Palestina, sejak
seminggu terakhir. Serangan udara yang dilancarkan Israel ini mengincar
basis-basis kelompok Hamas.
Namun, tak
jarang serangan itu menyasar warga Palestina. Seratus lebih warga Palestina
tewas. Di antaranya anak-anak dan perempuan.
Serangan
udara itu masih dimungkinkan disusul dengan invasi darat. Persiapan gempuran
darat telah dilakukan dan rampung. Pasukan darat siap digerakkan. Diserang,
pejuang Palestina tidak tinggal diam. Mereka membalas dengan senjata yang
dimiliki. Saling serang menjadi pemandangan sehari-hari di Palestina dalam
sepekan belakangan ini.
Ada data
menarik terkait persenjataan yang digunakan, baik oleh Israel maupun pejuang
Palestina, dalam pertempuran sepekan belakangan ini. Data itu dikeluarkan oleh The
Jerusalem Fund for Education & Community Development--sebuah
organisasi yang berbasis di Washington DC--pada Senin 19 November 2012.
![]() |
| Perbandingan senjata Israel-Palestina/ thejerusalem.org |
Dari data
itu, terlihat betapa timpang kekuatan kedua belah pihak. Senjata-senjata super
modern berada di pihak Israel dalam gempuran udara ini. Betapa tidak, Israel memiliki Rudal
Jericho III. Rudal yang memiliki jangkauan 4.000 mil. Mampu mengangkut senjata
seberat 1.300 kilogram dan mapu membawa hulu ledak nuklir seberat 750 kilogram.
Israel juga
mengoperasikan peawat tanpa awak IAI Heron. Unmanned Aerial Vehicle (UAV) alias
drone ini mampu terbang sejauh 217 mil dan mampu mengangkut senjata seberat 250
kilogram. Pesawat tanpa awak ini merupakan senjata efektif Israeln untuk
menggempur kantong-kantong pejuang Palestina. Pertama kali dioperasikan pada
1994. Peran Heron juga sangat signifikan dalam serangan Israel ke Palestina
sepanjang 2008-2009.
Israel juga
mengoperasikan Jet tempur F-16 dalam serbuan udara ini. Jet tempur buatan Amerika
Serikat ini siap mengangkut dua bom yang masing-masing seberat 907 kilogram
dalam sekali penerbangannya. F-16 juga dilengkapi senjata canon 20mm.
Tak hanya
burung besi F-16. Israel juga mengoperasikan helikopter serbu Apache. Heli yang
juga buatan AS ini mampu terbang 300 mil. Dilengkapi roket hydra 70, rudal
udara AGM-114 hellfire, dan senapan 30mm.
Selain itu,
Israel juga masih memiliki rudal yang dikembangkan di dalam negerinya, Delilah.
Rudal ini mempunyai daya jelajah 150 mil dengan hulu ledak seberat 30 kilogram.
Rudal ini dioperasikan sejak 1995.
Data ini
tidak menyertakan sejumlah peralatan yang belum digunakan Israel. Zionis Israel
masih memiliki kapal serbu dan tank Merkava yang dimiliki oleh angkatan
bersenjata Israel. Tank Markava bisa dipersenjatai dengan dua senapan mesin
7.62 mm dan mortir 60 mm. Senjata-senjata ini bisa ditembakkan secara akurat
dan sangat mematikan. Tank ini siap dioperasikan dalam invasi darat Israel.
Selain itu,
Israel juga memiliki kapal selam, kapal rudal, korvet, dan kapal patroli.
Jerusalem Fund juga menuliskan bahwa senjata-senjata ini tidak dibeli Israel
dengan uang pajak warganya. Senjata-senjata itu diperoleh dan diproduksi dengan
dana dari AS.
Bandingkan
dengan kekuatan Palestina. Melihatnya, tampak jelas perang ini menghadapkan
pasukan kaya raya dengan persenjataan lengkap melawan kelompok yang mayoritas
masih hidup di bawah garis kemiskinan. Palestina memiliki roket Fajr-5 dan
M-75. Roket ini memiliki jangkauan 47 mil. Berhulu ledak 90 kilogram. Fajr ini
awalnya diproduksi oleh Iran pada akhir 1980-an atau awal 1990-an.
Palestin
juga memiliki roket Grade dan pengembangannya. Roket Grade berdaya jangkau 12,6
mil dan berhulu ledak 18 kilogram. Sedangkan Grade yang diupgrade berdaya
jangkau 30 mil dan berhulu ledak 40 kilogram.
![]() |
| Iron Dome Israel/ Reuters |
Selain itu,
Palestina juga memiliki Roket Qassam. Berdaya jangkau 11 mil dengan hulu ledak
15 kilogram. Ada juga mortir berat yang bisa menjangkau 6 mil dan berhulu ledak
2,3 kilogram. Belum lagi, senjata Palestina ini harus menembus sistem
pertahanan anti rudal Israel (iron dome) yang dipasang di sejumlah titik.
Iron Dome
ini merupakan sebuah sistem pertahanan udara bergerak yang dirancang untuk
mencegat dan menghancurkan roket jarak pendek dan artileri dengan rudal
pencegat. Sitem yang dibuat dengan bantuan AS ini diciptakan untuk pertahanan
warga Israel dari ancaman roket.
Sejak
Januari hingga September 2012, senjata-senjata Israel tercatat telah merenggut
55 nyawa warga palestina dan melukai 257 lainnya. Dari jumlah itu, sekitar 20
persen atau 61 korban adalah anak-anak, 28 merupakan wanita. 209 korban
berjatuhan dalam serangan udara Israel, 69 akibat tertembak, dan 18 akibat
pengerahan tank.
Pada 2011,
warga yang tewas akibat proyektil Israel berjumlah 108 orang, 15 di antaranya
anak-anak atau perempuan. 468 lainnya terluka, 143 di antaranya anak-anak atau
perempuan. Sejak 27 Desember 2008 hingga 30 September 2012, sekitar 1.661 warga
palestina tewas akibat gempuran Israel. Sementara, dalam kurun waktu itu, hanya
18 orang Israel yang tewas akibatserangan Palestina.
Data per 2009
Ketimpangan semakin terlihat jika kita melongok
seluruh persenjataan Israel. Setidaknya pada tahun 2009, Israel memiliki 875
pesawat tempur, 84 pengangkut pesawat tempur, dan 286 helikopter.Persenjataan
itu masih ditunjang oleh 34 ribu personel Angkatan Udara. Palestina, tak
memiliki kekuatan udara ini.
Di sektor Angkatan Laut, Israel memiliki tiga kapal
selam nuklir, 15 kapal perang, 50 kapal patroli, dan 3 landing craft. Sementara
Israel memiliki 9.500 personel reguler AL, 10.000 tentara AL cadangan. Total,
19.500 personel AL. Sementara, Palestina lagi-lagi tak memiliki kekuatan di
laut.
Di darat, Israel memiliki 133.000 personel reguler,
380.000 tentara cadangan. Total 513.000 tentara di darat. Sementara, Palestina
memiliki sejumlah kekuatan di daarat.
Palestina memiliki 15.000 Brigade Al-Qassam, 6.000
pasukan khusus, 30.000 pasukan penjaga keamanan. Selain itu, Palestina juga
memiliki 1.200 personel penjaga presiden (hanya di Tepi Barat), ribuan personel
Brigade Martir Al-Aqsa, dan ribuan personel tambahan dari berbagai organisasi
pembebasan Palestina.
Total personel darat Palestina sekitar 62.200. Hanya
sekitar 20.000 berada di Gaza dan terus melakukan perlawanan.
Dari segi peralatan di darat, Palestina masih kalah
jauh dibanding Israel. Per 2009, negara Zionis memiliki 3.800 tank. Sedangkan
Palestina tidak punya sama sekali. Israel memiliki 6.390 kendaraan tempur.
sementara Palestina hanya 50 unit dan itupun berada di Tepi Barat.
Israel juga memiliki 2.100 unit altileri, 25 baterai
rudal darat dan 70 peluncur rudal darat ke udara. Sementara itu, Palestina
memiliki beberapa peluncur rudal Qassam dan roket Grad.
Yang mengerikan adalah kekuatan nuklir. Pada 2009,
Israel tercatat memiliki 70 hingga 400 senjata nuklir, sementara Palestina
tidak memiliki senjata nuklir sama sekali.
Israel juga memiliki lebih dari 150 pesawat tanpa awak
Jericho I, Jericho II, dan Jericho III lengkap dengan rudal berjangkauan 4,350
mil. Sementara, Palestina tidak punya senjata sejenis. Baca juga: Lawan
Palestina, Iron Dome Israel Tak Efisien.



batu vs besi
ReplyDeleteThis comment has been removed by the author.
Deletekalo cuma menurut logika, perlawanan rakyat palestina seolah percuma. tapi sayangnya Tuhan tidak bicara menurut logika manusia. :) kita tunggu kelanjutannya hingga akhir zaman
ReplyDeleteamiennn<<semoga doa ahmad sadid,allah dengar,,amienn
ReplyDeletehanya bisa ketawa
ReplyDeleteperbedaan yg paling mencolok yg luput dr catatan di atas adalah tentara israel takut mati apalagi tntr cadangannya sedangkan pejuang palestina siap mati karena itu adalah kehormatan bg mereka....Allahu Akbar...
ReplyDeletewalau bagaimanapun senjata israel, tetapi kalau Allah sudah berkata HANCUR!!!, maka israel akan hancur. kita tengok cerita khalifah umar bin khattab yang mengalahkan musuh Allah yang berjumlah 100x lipat dari pasukannya. Insya Allah itu juga yang akan terjadi pada PALESTINA (ISLAM) vs israel(kafir) AMIN!!!
ReplyDeleteHahahha,,, Pantesan negara sekitar palestina misal mesir ato arab saudi cuma diam aj ngliat sarang teroris d obrak abrik,,
ReplyDeletesampe akhir jaman juga Israel sama Plestin ngak akan damai kecuali nanti udah kiamat, semua sibuk mikirin diri sendiri ngurusin amalan apa yang mampu buat dijadikan senjata melawan Pengadilan Tuhan.
ReplyDeleteIsrael menghantar para mujahid/pejuang Palestine menuju surga itu artinya hidup mulia nga seperti kebanyakan warga muslim indonesia yg menghantar diri sendiri ke pintu neraka , Palestine menghantar Israel menuju pintu neraka, Allah Akbar
ReplyDeletebila pertolongan Allah datang,tak berguna senjata secanggih apapun,tak bernilai bumi dan segala isinya,,,hanya dengan gema takbir Allohu Akbar mampu menggemparkan alam semesta,,,
ReplyDeleteseperti auman singa si raja hutan yang mampu membuat lari penghuni hutan.sekarang qt bak anak singa yang diasuh domba,,,akan datang masa saat qt kenali jati diri,saat qt kembali ke sunnah rosul teladan qt,saat pertolongan Alloh datang pada qt,qt berdiri tegak sambil berucap,saksikanlah kami muslim,ALLOHU AKBAR.
Kita akan berperang utk kalahkan Israel hatta 1000 tahun lagi. Lawan tetap lawan. Amiin.
ReplyDeleteSAYA BINGUNG KENAPA UMAT MUSLIM YANG DI TIMUR TENGA TIDAK MEMBANTU PALESTINA YAH...
ReplyDeleteUTAMANYA ARAB, ARAB KAN NEGARA YANG KAYA TERUTAMA DI BIDANG MINYAK BUMI KENAPA MEREKA TIDAK MEMBERIKAN MODAL BERUPA UANG UNTUK MEMBELI SENJATA KE UNISOVIET...
Senjata tidak menjamin kemenangan dalam setiap peperangan, USA telah kalah dgn memalukan di Vietnam, dan di Negeri kita tercinta ini jg telah membuktikannya jg, di Surabaya sebelum 10 november 1945 lebih satu Divisi tentara Inggris terkepung total di Surabaya, seandainya salah satu jendral Inggris tidak meminta Bung Karno untuk mendesak pejuang2 di Surabaya untuk gencatan senjata, tentunya satu Divisi tentara Inggris ini akan HABIS ( sumber : Seratus Hari Pertempuran Surabaya : Ruslan Abdulgani ). Persenjataan memang dominan dlm peperangan, tapi tidak akan sll menjadi penentu kemenangan.
ReplyDeletelagaknya kaya sok tau,perang ya perang jangan bawa2 agama..dan dihubngkan dgn kiamat...kirain,...kisotoy...itu klompok aki aki...
ReplyDeleteada yang kurang. palestina dibantu ribuan MALAIKAT ALLAH SWT...!
ReplyDelete